HIRARC adalah singkatan dari Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control — proses sistematis untuk mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan mengendalikannya sebelum menjadi kecelakaan kerja.
Mengapa HIRARC Wajib Dibuat?
HIRARC adalah komponen wajib PP No. 50 Tahun 2012 tentang SMK3 (Klausul 6.1.1). Tanpa HIRARC yang terdokumentasi, perusahaan dianggap tidak menerapkan SMK3 secara utuh dan dapat dikurangi nilainya dalam audit SMK3 oleh Kemnaker/lembaga audit.
4 Tahapan HIRARC
Tahap 1: Hazard Identification (Identifikasi Bahaya)
Identifikasi semua sumber bahaya di setiap aktivitas kerja. Kategori bahaya:
- Fisik: kebisingan, getaran, suhu ekstrem, radiasi
- Kimia: gas beracun, debu, cairan berbahaya, uap kimia
- Biologi: bakteri, virus, jamur, gigitan hewan
- Ergonomi: angkat berat manual, postur janggal, gerakan repetitif
- Psikososial: stres, kekerasan, beban kerja berlebihan
- Mekanik: mesin bergerak, alat tajam, tekanan tinggi
Tahap 2: Risk Assessment (Penilaian Risiko)
Hitung tingkat risiko dengan rumus: Risiko = Likelihood × Severity
| Likelihood (Kemungkinan) | Severity (Keparahan) |
|---|---|
| 1 = Sangat jarang | 1 = Tidak cedera / dampak kecil |
| 2 = Jarang | 2 = Cedera ringan, P3K |
| 3 = Kadang-kadang | 3 = Cedera sedang, perlu rawat inap |
| 4 = Sering | 4 = Cedera berat, cacat permanen |
| 5 = Sangat sering | 5 = Kematian / bencana massal |
Risiko 1–4 = Rendah | 5–9 = Sedang | 10–16 = Tinggi | 17–25 = Ekstrem
Tahap 3: Risk Control (Pengendalian Risiko)
Terapkan pengendalian berdasarkan hirarki: Eliminasi → Substitusi → Rekayasa Teknis → Administratif → APD.
Tahap 4: Review dan Monitoring
HIRARC bukan dokumen statis. Harus diperbarui jika: ada pekerjaan baru, ada kecelakaan/near miss, ada perubahan proses atau alat, atau minimal 1 tahun sekali.
Contoh Baris HIRARC (Format Tabel)
| Aktivitas | Bahaya | Risiko | L | S | RPN | Pengendalian |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Pengelasan di ketinggian 4m | Jatuh dari ketinggian | Fraktur/kematian | 3 | 5 | 15 (Tinggi) | Body harness + scaffolding yang layak |
| Pengoperasian gerinda | Percikan api ke mata | Kebutaan | 4 | 4 | 16 (Tinggi) | Face shield wajib + layar pelindung |
Siapa yang Membuat HIRARC?
HIRARC idealnya dibuat oleh Tim K3 yang terdiri dari Ahli K3, supervisor/kepala regu, dan perwakilan pekerja yang memahami pekerjaan secara langsung. Ahli K3 memimpin proses dan memastikan metodologi yang benar digunakan.
Kesimpulan
HIRARC adalah alat paling fundamental dalam K3 proaktif. Dengan HIRARC yang baik, perusahaan mengetahui di mana bahaya terbesar berada — dan bisa mengendalikannya sebelum jatuh korban.