🦺 K3 & Keselamatan Kerja

Hiperkes: Apa Itu, Siapa yang Wajib Ikut, dan Manfaat Sertifikasi bagi Dokter Perusahaan

✍️ 📅 ⏱️ 2 menit baca 👁️ 6 dibaca

Apa Itu Hiperkes?

Hiperkes adalah singkatan dari Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja — cabang ilmu yang mempelajari pengaruh faktor lingkungan kerja terhadap kesehatan pekerja, serta upaya pencegahan dan penanggulangannya. Dalam praktiknya, Hiperkes mencakup dua aspek utama: higiene industri (pengendalian faktor lingkungan fisik, kimia, biologi) dan kesehatan kerja (pemeliharaan kesehatan pekerja secara menyeluruh).

Dasar Hukum

  • Permenaker No. 01 Tahun 1976 tentang Kewajiban Latihan Hiperkes bagi Dokter Perusahaan
  • Permenaker No. 01 Tahun 1979 tentang Kewajiban Latihan Hiperkes bagi Paramedis Perusahaan
  • UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja

Siapa yang Wajib Mengikuti Pelatihan Hiperkes?

Dokter Perusahaan (Permenaker 01/1976)

Setiap dokter yang ditunjuk atau bekerja sebagai dokter perusahaan — baik full time maupun part time — wajib memiliki sertifikat pelatihan Hiperkes. Ini berlaku untuk semua perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja dan memiliki poliklinik atau dokter perusahaan.

Paramedis Perusahaan (Permenaker 01/1979)

Tenaga paramedis — perawat, bidan, analis kesehatan — yang bekerja di perusahaan juga wajib mengikuti pelatihan Hiperkes khusus paramedis.

Isi Pelatihan Hiperkes

Pelatihan Hiperkes untuk dokter berlangsung minimal 40 jam pelajaran, mencakup:

  • Dasar-dasar K3 dan perundang-undangan ketenagakerjaan
  • Higiene industri — pengenalan dan pengukuran faktor fisik (kebisingan, debu, panas)
  • Toksikologi industri — bahan kimia berbahaya dan pengaruhnya terhadap tubuh
  • Ergonomi dan penyakit akibat kerja
  • Penilaian dan pemulihan kapasitas kerja
  • Gizi kerja
  • Penyelenggaraan pelayanan kesehatan kerja
  • Pemeriksaan kesehatan kerja (awal, berkala, khusus)

Manfaat Sertifikasi Hiperkes

  • Memenuhi kewajiban hukum — menghindari sanksi dari pengawas ketenagakerjaan
  • Dokter lebih kompeten mendiagnosis penyakit akibat kerja
  • Lebih efektif dalam program pencegahan — bukan hanya mengobati
  • Dapat berperan aktif dalam audit SMK3 dan ISO 45001 terkait kesehatan kerja
  • Meningkatkan nilai profesional sebagai dokter industri

Pemeriksaan Kesehatan Kerja — Peran Dokter Hiperkes

Dokter bersertifikat Hiperkes bertanggung jawab atas:

  • Pemeriksaan awal: Menilai apakah calon karyawan fit untuk pekerjaan tertentu
  • Pemeriksaan berkala: Mendeteksi dini penyakit akibat kerja
  • Pemeriksaan khusus: Untuk paparan bahan berbahaya spesifik — audiometri untuk bising, spirometri untuk debu paru
  • Pemeriksaan akhir: Saat karyawan akan berhenti bekerja

Dapatkan pelatihan Hiperkes untuk dokter dan paramedis perusahaan Anda melalui PENA Konsultan — jadwal terbaru tersedia online.

Siap Tingkatkan Karier dengan Sertifikasi Resmi?

PENA Konsultan menyediakan 40+ program pelatihan bersertifikasi BNSP & KEMNAKER RI. Online & tatap muka, instruktur praktisi lapangan aktif.

💬 Konsultasi Gratis via WhatsApp
Bagikan: