Sertifikasi Kompetensi BNSP RIBatch Tahun 2026 Dibuka

Pelatihan & Sertifikasi TKBT I (Tenaga Kerja Bangunan Tinggi)

Tersedia online.

Durasi Program:3 hari
Metode Belajar:Online / Onsite
Kelulusan Ujian:98.7% Lulus
Investasi Mulai:Rp 3.600.000
PILIHAN PAKET INVESTASI

Biaya & Paket Pelatihan TKBT I (Tenaga Kerja Bangunan Tinggi) (Tahun 2026)

Transparan tanpa biaya tersembunyi. Sudah termasuk ujian, sertifikat resmi, dan fasilitas lengkap.

Paket Fresh Graduate / Umum

Cocok untuk lulusan baru D3/S1 & pencari karir HSE profesional.

Biaya Investasi:Rp 3.600.000
Fasilitas yang Didapat:
Sertifikat Pembinaan Calon Ahli K3 Kemnaker RI / BNSP
Surat Keterangan Lulus (SKL) Resmi
Modul Softcopy & Buku Panduan Perundangan
Bimbingan Laporan PKL & Presentasi Seminar
Simulasi & Latihan Ujian Post-Test
Akses Grup WhatsApp Alumni & Info Loker HSE
Paling Banyak Dipilih Perusahaan

Paket Utusan Perusahaan (Corporate)

Lengkap dengan SKP Penunjukan & Lisensi Resmi untuk kepatuhan audit SMK3.

Biaya Investasi:Rp 4.750.000
Fasilitas yang Didapat:
Sertifikat Resmi Kemnaker RI / BNSP
Surat Keputusan Penunjukan (SKP) Kemnaker RI
Kartu Lisensi Kewenangan K3 (Badge Holder)
Hardcopy Modul & Himpunan Perundangan K3 Lengkap
Flashdisk Modul + Exclusive Training Kit (Polo/Rompi K3 + PIN)
Faktur Pajak & Kwitansi Resmi Perusahaan
Pendampingan Administrasi & Legalisir Berkas

Paket Bundling Dual Sertifikasi

Maksimal kompetensi: 2 sertifikat resmi negara sekaligus dalam 1 rangkaian.

Biaya Investasi:Rp 7.300.000
Fasilitas yang Didapat:
Sertifikat Resmi Kemnaker RI + SKP + Lisensi
Sertifikat Kompetensi Profesi BNSP (Garuda Emas)
Portofolio Asesmen Uji Kompetensi Asesor BNSP
All Facilities Utusan Perusahaan Termasuk
Konsultasi Implementasi SMK3 PP 50/2012 Perusahaan
Prioritas Kursi Batch & Layanan VIP Admin
KURIKULUM RESMI KEMNAKER RI

Rundown & Silabus Pembelajaran (3 hari)

Materi disusun secara sistematis mengacu pada standar kompetensi Ditjen Binwasnaker & K3 serta SKKNI:

Hari 1
Teori Regulasi

Kebijakan K3 Nasional & Pokok Dasar Hukum UU No. 1/1970

Hari 2-3
Manajemen K3

Kelembagaan P2K3, Sistem Manajemen K3 (SMK3 PP 50/2012) & Audit Internal

Hari 4
K3 Teknis

K3 Listrik, Proteksi Petir & Sistem Penanggulangan Kebakaran Industri

Hari 5
K3 Teknis

K3 Konstruksi Bangunan & K3 Mekanik (Pesawat Angkat Angkut & Tenaga Produksi)

Hari 6
K3 Teknis

K3 Pesawat Uap, Bejana Tekanan & Tangki Timbun Industri

Hari 7
Kesehatan Kerja

K3 Kesehatan Kerja, Ergonomi, Higiene Industri & Lingkungan Kerja

Hari 8
Analisis Risiko

Analisis Bahaya & Penilaian Risiko (HIRADC / JSA) & Investigasi Kecelakaan

Hari 9
Praktik Lapangan

Praktik Kerja Lapangan (PKL) Observasi K3 di Fasilitas Industri Mitra

Hari 10
Penyusunan Laporan

Penyusunan & Asistensi Laporan Hasil Observasi Lapangan PKL

Hari 11
Seminar Pengawas

Seminar Presentasi Laporan PKL di Hadapan Pengawas Kemnaker RI

Hari 12
Ujian Kelulusan

Evaluasi Komprehensif & Ujian Akhir Sertifikasi Kemnaker RI

Informasi Lengkap Persyaratan & Dokumen TKBT I (Tenaga Kerja Bangunan Tinggi)

⚖️Dasar Hukum & Regulasi Acuan

Pekerjaan pada bangunan tinggi — baik di lantai kerja tetap seperti atap, menara, dan struktur baja, maupun lantai kerja sementara seperti perancah (scaffolding) dan gondola — termasuk kategori pekerjaan berisiko tinggi karena potensi jatuh dari ketinggian. Untuk mengendalikan risiko tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan menetapkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 9 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Pekerjaan pada Ketinggian, yang salah satunya mengatur kompetensi Tenaga Kerja Bangunan Tinggi (TKBT).

TKBT berfokus pada pekerjaan di ketinggian yang memiliki lantai kerja tetap atau sementara sebagai pijakan (seperti perancah, gondola, tangga, atau struktur bangunan), berbeda dengan tenaga kerja pada ketinggian dengan metode akses tali (rope access) yang bergantung langsung pada tali sebagai sarana kerja. TKBT sendiri terbagi dalam dua tingkat kompetensi, yaitu Tingkat I dan Tingkat II, dengan cakupan tugas dan persyaratan yang berbeda. Program ini secara khusus membahas TKBT Tingkat I, yaitu jenjang dasar bagi pekerja yang melaksanakan pekerjaan langsung di lantai kerja pada ketinggian.

🎯Tujuan & Sasaran Pembinaan

Siapa yang perlu mengikuti pelatihan ini:

  • Pekerja konstruksi yang bertugas di lantai kerja tetap atau sementara pada bangunan tinggi, seperti pekerja perancah, pekerja atap, dan pekerja pemasangan struktur
  • Teknisi pemeliharaan gedung yang bekerja pada ketinggian menggunakan perancah atau gondola
  • Pekerja proyek yang mobilitas kerjanya melibatkan naik-turun tangga menuju lantai kerja tetap/sementara
  • Perusahaan konstruksi dan pengelola gedung yang ingin memastikan pekerjanya memiliki kompetensi dasar bekerja aman di ketinggian sesuai ketentuan yang berlaku

Sesuai lingkup kompetensi tingkat dasar, tenaga kerja TKBT Tingkat I melaksanakan pekerjaan seperti:

  • Bekerja pada lantai kerja tetap dan/atau lantai kerja sementara dengan menggunakan alat pelindung jatuh, baik perangkat kolektif (seperti jaring, pagar pengaman/handrail) maupun perangkat perorangan (full body harness, lanyard, dan alat penahan gerak/work restraint)
  • Bergerak menuju dan meninggalkan lantai kerja tetap atau sementara menggunakan tangga secara aman
  • Berpindah secara horizontal maupun vertikal pada struktur bangunan sesuai prosedur kerja aman yang berlaku
  • Memeriksa kelayakan alat pelindung jatuh sebelum digunakan
  • Mengenali kondisi bahaya di area kerja ketinggian dan melaporkannya kepada penanggung jawab pekerjaan
  • Melakukan upaya pertolongan dasar dalam keadaan darurat sesuai kompetensi yang dimiliki

Bagi perusahaan konstruksi dan pengelola gedung, memiliki tenaga kerja TKBT yang kompeten membantu mengurangi risiko kecelakaan jatuh yang berpotensi fatal, sekaligus mendukung kepatuhan terhadap ketentuan K3 pekerjaan pada ketinggian. Bagi pekerja, sertifikasi ini menjadi bukti kompetensi yang sering menjadi syarat untuk dapat ditugaskan pada pekerjaan di ketinggian, serta membuka peluang kerja lebih luas di sektor konstruksi dan pemeliharaan gedung.

📚Ruang Lingkup Materi & Silabus Pelatihan

Peserta akan memahami berbagai faktor yang meningkatkan risiko jatuh dari ketinggian:

  • Permukaan kerja yang licin, tidak rata, atau tidak stabil
  • Perancah yang tidak terikat (tie) dengan baik ke struktur bangunan
  • Kondisi cuaca buruk seperti hujan dan angin kencang
  • Alat pelindung jatuh yang rusak, kedaluwarsa, atau tidak terpasang dengan benar
  • Kondisi fisik pekerja yang tidak memenuhi syarat, seperti gangguan keseimbangan atau kondisi kesehatan tertentu yang membahayakan saat bekerja di ketinggian
  • Kurangnya perencanaan titik penambat (anchor point) yang sesuai sebelum pekerjaan dimulai

Materi pelatihan mencakup pengenalan sistem akses dan perlindungan yang umum digunakan pada pekerjaan bangunan tinggi, seperti perancah (scaffolding), tangga kerja, gondola, serta perangkat pelindung jatuh perorangan (full body harness, lanyard, shock absorber) dan perangkat pelindung jatuh kolektif (guardrail, jaring pengaman). Peserta juga diperkenalkan pada prinsip pemilihan titik penambat (anchor) yang sesuai serta prosedur pemeriksaan alat sebelum digunakan.

Peserta mempelajari prosedur kerja aman yang meliputi pemeriksaan alat pelindung jatuh sebelum digunakan, pemeriksaan kondisi perancah dan akses kerja secara berkala, penerapan izin kerja (jika dipersyaratkan perusahaan), serta pentingnya inspeksi rutin terhadap peralatan kerja di ketinggian sebagai bagian dari budaya keselamatan di tempat kerja.

Program ini juga membahas dasar-dasar respons darurat pada pekerjaan ketinggian, termasuk pengenalan risiko suspension trauma pada pekerja yang tergantung pada harness dalam waktu lama, pentingnya rencana penyelamatan (rescue plan) sebelum pekerjaan dimulai, serta prosedur pelaporan dan komunikasi saat terjadi keadaan darurat di area kerja ketinggian.

Pelatihan disampaikan melalui kelompok materi dasar (kebijakan dan dasar hukum K3 ketenagakerjaan) dan kelompok materi inti serta penunjang (teknik bekerja aman di ketinggian, penggunaan APD, prosedur akses, dan dasar penyelamatan), dikombinasikan dengan praktik langsung menggunakan perangkat pelindung jatuh dan simulasi akses kerja pada lantai kerja tetap/sementara, disertai evaluasi awal dan akhir pembinaan.

Peserta yang mengikuti pembinaan secara penuh dan dinyatakan lulus evaluasi akan memperoleh Sertifikat Pembinaan K3 dan Lisensi K3 sebagai Tenaga Kerja Bangunan Tinggi Tingkat I, sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku pada saat pelatihan dilaksanakan.

📋Persyaratan & Kualifikasi Peserta

Persyaratan umum untuk mengikuti pembinaan TKBT Tingkat I meliputi kemampuan membaca, menulis, dan berhitung sederhana, kondisi sehat jasmani dan rohani tanpa gangguan fungsi tubuh yang dapat membahayakan saat bekerja di ketinggian, serta kelengkapan dokumen administratif seperti KTP, pas foto, dan surat keterangan sehat (jika dipersyaratkan).

📂Kelengkapan Dokumen & Persyaratan Administrasi

  • KTP dan pas foto
  • Surat keterangan sehat (jika dipersyaratkan)

Tim PENA Consultant akan membantu memastikan kelengkapan persyaratan peserta sebelum pelaksanaan pelatihan.

🌟Fasilitas Peserta & Keuntungan Pelatihan

Peserta mendapatkan materi pembinaan, instruktur berpengalaman di bidang bekerja pada ketinggian, praktik langsung menggunakan perangkat pelindung jatuh, serta pendampingan hingga penerbitan sertifikat dan lisensi.

📝Tata Cara & Prosedur Pendaftaran

Untuk jadwal pelatihan, persyaratan lengkap, dan proses pendaftaran, hubungi tim PENA Consultant melalui kontak resmi di penaconsultant.com.

FAQ PROGRAM

Pertanyaan Sering Diajukan Seputar TKBT I (Tenaga Kerja Bangunan Tinggi)

Berapa biaya investasi pelatihan TKBT I (Tenaga Kerja Bangunan Tinggi) resmi di PENA Consultant?

Biaya pelatihan TKBT I (Tenaga Kerja Bangunan Tinggi) mulai dari Rp 3.600.000 untuk kategori Fresh Graduate/Pencari Kerja dan Rp 4.750.000 untuk Utusan Perusahaan (sudah termasuk SKP & Lisensi K3 Kemnaker RI, modul, training kit, ujian, dan sertifikat resmi).

Apakah sertifikat TKBT I (Tenaga Kerja Bangunan Tinggi) resmi dan diakui secara nasional?

Ya, sertifikat kompetensi profesi diterbitkan resmi berlogo Garuda Emas oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui LSP berlisensi.

Bagaimana metode pelaksanaan pelatihan TKBT I (Tenaga Kerja Bangunan Tinggi)?

Pelatihan dapat diikuti melalui 3 jalur: (1) Online Interactive Zoom Meeting dengan pengajar live, (2) Offline On-Site di Tempat Uji Kompetensi (TUK) PENA Consultant, atau (3) In-House Training langsung di lokasi pabrik/perusahaan Anda di seluruh Indonesia.

Apa syarat pendidikan untuk mendaftar pelatihan TKBT I (Tenaga Kerja Bangunan Tinggi)?

Untuk pembinaan Ahli K3 Umum & Spesialis Kemnaker RI, syarat minimal adalah pendidikan D3/D4/S1 semua jurusan. Untuk sertifikasi operator teknis (Forklift, Crane, Boiler, Scaffolding), syarat minimal adalah SMP/SMA/SMK sederajat.

Apakah ada jaminan kelulusan ujian evaluasi?

Tim instruktur senior dan asesor PENA Consultant memberikan pembekalan kisi-kisi intensif, bimbingan laporan PKL, serta simulasi tryout post-test sehingga tingkat kelulusan peserta di PENA Consultant mencapai lebih dari 98.7%.

PENDAFTARAN BATCH 2026

Amankan Kursi Pelatihan TKBT I (Tenaga Kerja Bangunan Tinggi)

Pendaftaran ditutup H-3 sebelum pelaksanaan atau saat kuota 30 peserta per batch terpenuhi.

Chat WhatsApp Admin →
KALKULATOR PENAWARAN B2B

Minta Proposal & Penawaran In-House

Dapatkan diskon paket korporat, jadwal fleksibel, dan sertifikat resmi Kemnaker RI / BNSP untuk karyawan Anda.

Penerapan di Sektor Industri

JARINGAN PENGETAHUAN & SERTIFIKASI RESMI

Ekosistem Pembinaan K3 Terintegrasi PENA Consultant

Temukan standar kompetensi, jadwal pembinaan sertifikasi Kemnaker RI & BNSP, pusat TUK mandiri di berbagai kota industri, serta kepatuhan regulasi K3 sektoral.